You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
WP PBB di Menteng Banyak Ajukan Keberatan Pembayaran
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

WP PBB di Menteng Banyak Ajukan Keberatan Pembayaran

Wajib Pajak (WP) di Jakarta Pusat banyak yang mengajukan keberatan pembayaran kewajibannya. Kebanyakan adalah pensiunan yang memiliki properti di kawasan Menteng.

Biasanya juga ada pensiunan yang tinggal di kawasan Menteng, disana bayarnya cukup tinggi, biasanya kita minta dia ajukan surat permohonan

Kepala Suku Dinas Pelayanan Pajak Jakarta Pusat, Sarasi Tampubolon mengatakan, beberapa faktor seperti pelemahan ekonomi, kemampuan daya beli masyarakat yang menurun nilai tukar rupiah salah satu alasan wajib pajak belum membayar pajak.

"Wajib pajak di Jakarta Pusat itu ada 500 ribuan, saat ini ada sekitar 1 sampai 2 persennya yang mengajukan keberatan pembayaran pajak," ujarnya, Jumat (4/9).

25 Ribu WP di Jakpus Belum Bayar PBB

Untuk menyikapi hal tersebut, sudin akan meminta sejumlah dokumen sebagai bukti keberatan. Untuk badan atau perusahaan diminta untuk menunjukkan surat likuaditasnya.

"Kita sebagai aparat juga harus peka jika memang ada masalah. Biasanya juga ada pensiunan yang tinggal di kawasan Menteng, disana bayarnya cukup tinggi, biasanya kita minta dia ajukan surat permohonan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1947 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye899 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye878 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye814 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye779 personAldi Geri Lumban Tobing